Yuk, Kenali Dektrometorfan! Obat Batuk ini Bisa Mematikan!

Posted on

Pemberitaan tentang dekstrometorfan berbahaya sepertinya menjadi perhatian serius, sehingga Badan Pengawas Obat & Makanan Republik Indonesia menarik biar edar bahan kimia ini berasal pasaran.

Para industri farmasi diberikan tenggang waktu sampai 30 Juni 2014 untuk melakukan sosialisasi kepada konsumen terkait penarikan tersebut.

Sebenarnya Deskstrometorfan itu apa yah hingga sampai harus ditarik berasal pasaran?, untuk kenal lebih detail berikut klarifikasi tentang bahan pereda batuk ini dikutip Drugs, Kamis (3/10/2013).

Desktrometorfan (DMP) artinya bahan yang digunakan untuk meringankan batuk alasannya adalah pilek atau influenza (flu), bahan ini mempengaruhi sinyal di otak yang memicu refleks seseorang batuk.

Nama generik berasal bahan kimiawi ini yaitu dekstrometorfan (dex Troe met OR fan), & diedarkan menggunakan merek dagang seperti Benylin, Delsym, Hold DM, Percussion CS Children, Percussion ES, Robitussin Cough Calmers, Robitussin Maximum Strength, Robitussin Pediatric Cough Suppressant, Scot-Tussin Diabetic, Scot-Tussin DM Cough Chasers, St. Joseph Cough Suppressant, Tussin Pediatric, Vicks 44 Cough Medicine & Vicks Formula 44.

Seperti dikutip berasal drugs.com, Kamis (3/10/2013) DMP tidak boleh digunakan untuk batuk kronis yang terjadi yang akan terjadi berasal merokok, asma, emfisema atau atau ketika ada jumlah yang luar biasa besar berasal lendir atau dahak (flem). Obat ini tersedia tanpa resep & beredar bebas terbatas.

Dekstrometorfan mempunyai efek yang lebih berbahaya dibandingkan menggunakan narkotika golongan satu seperti morfin & kodein, untuk mengantisipasi meningkatnya angka kematian kami (BPOM RIP) menarik biar edar dekstrometorfan tunggal, ujar Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapetik & Napza Dra. A. Retno Tyas Utami, Apt., M.Epid.

Baca :   Dekstrometorfan, Ada di Banyak Produk Obat Batuk!

Bahan ini tidak boleh diberikan pada bayi atau anak di bawah usia 4 tahun, alasannya adalah mampu menyebabkan efek samping yang mengancam jiwa. Konsultasi menggunakan dokter artinya upaya terbaik sebelum memberikan obat batuk pada bayi.

Penyalahgunaan obat ini mampu memicu risiko kematian & gangguan kejiwaan. Retno mengatakan efek berasal obat ini bila penggunaannya melebihi dosis maka akan menyebabkan gangguan kejiwaan bahkan kematian.

Kalau morfin atau kodein bisa disembuhkan menggunakan rehabilitasi namun kalo dekstro permanen & butuh psikiater untuk membantu mengurangi efeknya seperti berhalusinasi atau euphoria, ungkapnya. Bahan dekstrometorfan tersedia dalam bentuk pil, kapsul, sirup & tablet.

Di Indonesia sendiri lebih banyak yang beredar berbentuk pil kecil bewarna kuning untuk dekstrometorfan sediaan tunggal. Untuk dekstro yang sediaan tunggal maraknya yang beredar berbentuk pil kecil bewarna kuning, & dijual menggunakan harga murah bersifat obat bebas terbatas, papar Retno.

(Mia/Abd)Yuk, Kenali Dektrometorfan! Obat Batuk ini Bisa Mematikan!Image source: http://www.ekoran.co.id/wp-content/uploads/2016/06/Ahok-Perkenalkan-program-Smart-City-di-Jakarta-Fair.jpg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *