Gejala Anafilaksis Pada Bayi Yang Harus di Waspadai

Gejala Anafilaksis Pada Bayi

Apa itu anafilaksis? Mengapa disebut-sebut sangat berbahaya, bahkan bisa menyebabkan kematian? Dalam ilmu medis, anafilaksis seringkali dikenal dengan istilah syok anafilaktik. Seseorang baru bisa divonis terkena anafilaksis ketika mengalami reaksi alergi hingga efeknya mempengaruhi seluruh tubuh. Apa saja sih gejalanya yang perlu diwaspadai?

Prosedur Penanganan Syok Anafilaktik

Prosedur penanganan syok anafilaktik di bawah ini bisa kamu terapkan, namun alangkah baiknya jika sesegera mungkin di tangani oleh ahli medis terdekat di sekitar Anda. Adaa beberapa prosedural yang harus dilaksanan dan ada beberapa gejala yang mesti di waspadai.

Gejala Anafilaksis Pada Bayi

Gejala anafilaksis pada bayi ada dua yaitu gejala yang dalam kategori ringan dan gejala yang masuk dalam kategori berat atau serius.

Gejala Anafilaksis pada Tahap Ringan

Seringkali, gejala ini muncul tanpa disadari oleh si kecil. Baik saat ia tengah main bersama teman ataupun beraktivitas sendirian. Semua seolah baik-baik saja. Adapun gejalanya terpapar dalam uraian berikut.

  • Tiba-Tiba Kulit Gatal

Gatal pada kulit yang terkena alergi memang mirip sekali dengan ruam biasa. Akan tetapi, jika tidak segera disikapi, bisa menjalar dan bertahan lama. Bahkan bisa memburuk dalam waktu singkat.

  • Pilek dan Batuk-Batuk

Anehnya, pilek dan batuk pada si kecil yang terkena anafilaksis sulit sekali dideteksi. Obat kimiawi yang biasa digunakan jadi kurang efektif. Oleh karena itu, lebih baik bawa ke dokter terdekat untuk menerima kepastian tentang gejala ini.

  • Kram

Bagian mana yang terasa kram? Apa saja. Biasanya yang terkena kram dulunya pernah kena juga. Semacam de javu, sebab alergi pada anafilaksis juga mengenal perulangan saat menyerang.

Artikel Terkait :   Dr Oz Di Trans Tv Puasa Di Saat Hamil 4 Bulan

Gejala Anafilaksis yang Serius

Apa yang harus dilakukan ketika gejala anafilaksis pada si kecil sudah mencapai tahap serius? Tak ada kata lain selain membawanya ke dokter ahli. Sebab jika tidak dilakukan, kehidupannya bisa terancam saat itu juga. Rata-rata gejala serius yang muncul mudah sekali dikenali. Apa saja sih gejalanya?

  • Denyut Jantung Melemah

Hati-hati jika si kecil mengalami gejala ini. Soalnya rata-rata anak yang masih berusia dini memiliki detak jantung serba-cepat. Bahkan hanya dengan menyentuh menggunakan telapak tangan juga sudah terasa.

  • Sering Merasa Pusing dan Mudah Pingsan

Si kecil sudah bersekolah? Kalau suatu hari ia melapor saat mengikuti upacara, terus sering pingsan, maka perlu diwaspadai. Bisa jadi itu gejala dari efek anafilaksis. Cek juga apakah sebelum pingsan terasa pusing atau tidak.

  • Linglung

Orang yang linglung biasanya sulit memilih dan memutuskan. Bagaimana pula jika hal tersebut dialami si kecil? Padahal ia masih perlu tumbuh agar jiwa dan pikiran semakin matang. Maka dari itu, segera periksakan ke dokter sebelum gejalanya bertambah parah.

  • Napas Terasa Sesak

Ini efek kelanjutan dari rangkaian gejala serius yang menyerang si kecil. Seolah-olah udara menyempit dan susah untuk dihirup. Mau main dengan teman-teman, perasaan jadi tak bergairah. Apakah si kecil mengalami perasaan seperti ini?

Penyebab Syok Anafilaksis

Penyebab Syok Anafilaksis itu kenapa? Mengapa Bisa Terkena Anafilaksis ? mari kita simak dengan baik beberapa penyebab nya yang mungkin saja kelihatannya sepele tapi akibat yang ditimbulkannya menjadi luar biasa berat.

Sudah sepatutnya sebagai orang tua, kita memberikan perhatian penuh pada si kecil. Untuk mengetahui solusinya, tentu lebih mudah jika sudah tahu penyebabnya. Berikut di antaranya yang paling banyak memberikan pengaruh.

  1. Sengatan dari Serangga
Artikel Terkait :   Sakit Tulang Punggung Sebelah Kanan

Kapan terakhir kali si kecil tergigit serangga? Misalnya ketika lagi main di luar, tiba-tiba kena gigit dan timbul rasa gatal hingga berhari-hari. Sebaiknya tanyakan hal itu pada si kecil. Harap untuk memberi pengertian kalau main-main dengan serangga itu tidak baik.

  1. Makanan Khusus

Apakah makanan juga bisa menyebabkan anafilaksis? Betul, tapi tidak semuanya. Beberapa makanan yang dimaksud antara lain kacang tanah, kacang pohon, kedelai, susu, hingga telur. Bagaimana dengan daging? Boleh saja. Akan tetapi perlu konfirmasi dari si kecil. Apakah ia saat makan daging timbul gatal-gatal atau tidak.

  1. Obat-obatan

Cukup banyak anak kecil yang alergi terhadap obat-obatan. Terutama yang memiliki kadar kualitas rendah atau umumnya dijual dengan harga murah meriah. Misalnya pinisilin dan semacamnya. Tapi hal ini juga perlu konfirmasi apakah betul obat-obatan seperti itu penyebabnya atau justru hal lain.

Bagaimana Cara Mencegah Anafilaksis?

Pertama-tama, jelas, bahwa Anda perlu menghindarkan beberapa makanan khusus pembangkit alergi. Kedua, bisa periksakan ke dokter. Caranya dengan mengikuti tes semacam tusuk kulit ataupun tes darah untuk mendapatkan kepastian. Kemudian jaga si kecil agar main secukupnya saja. Jangan sampai ia merasa begitu kelelahan.

Setelah tahu apa itu anafilaksis, mudah-mudahan ke depannya bisa lebih cepat dalam penanganan pertama. Sebab penanganan pertama adalah kunci dari berhasilnya segala obat untuk anafilaksis. Semakin cepat ditangani, semakin efektif, berhubung perkembangan gejala anafilaksis begitu cepat dan tak dapat diprediksi.

Recommended For You